Word of God

Firman Tuhan yang menguatkan setiap hari.

Gemini_Generated_Image_jq21wijq21wijq21

MENGINGATKAN TUHAN

Di dalam Yesaya pasal 62 Tuhan mengajak umat-Nya untuk berdoa secara khusus untuk kota Yerusalem secara sungguh-sungguh dan tiada jemu-jemunya.

Yesaya 62:6-7  Di atas tembok-tembokmu, hai Yerusalem, telah Kutempatkan pengintai-pengintai. Sepanjang hari dan sepanjang malam, mereka tidak akan pernah berdiam diri. Hai kamu yang harus mengingatkan TUHAN kepada Sion, janganlah kamu tinggal tenang  dan janganlah biarkan Dia tinggal tenang, sampai Ia menegakkan Yerusalem dan sampai Ia membuatnya menjadi kemasyhuran di bumi.

Di dalam Perjanjian Baru di Lukas pasal 18, Yesus menceritakan perumpamaan mengenai seorang hakim yang kurang adil, dan seorang janda yang tiada jemu-jemu meminta pertolongannya. Cerita itu diakhiri Yesus dengan sebuah pertanyaan: “Tidakkah Allah akan membenarkan orang-orang pilihan-Nya yang siang malam berseru kepada-Nya” (Lukas 18:7)

Kedua ayat kutipan di atas, yaitu Yesaya 62 dan Lukas 18, menunjukkan bahwa ada pokok doa tertentu yang sedemikian penting dan waktunya sedemikian mendesak, sehingga semestinya didoakan bukan hanya pada siang hari, tetapi juga pada malam hari.

Salah satu dari pokok doa itu adalah mendoakan untuk pemulihan kembali kota Yerusalem kepada kejayaannya yang semula. Nabi Yesaya menggambarkan para “pengintai” tersebut sebagai “kamu yang harus mengingatkan TUHAN”. Menarik sekali, kata bahasa Ibrani yang dipakai di sini. Dalam bahasa Ibrani modern itulah kata yang dipakai untuk seorang “sekretaris”.  Salah satu tugas penting dari sekretaris adalah harus mengingatkan majikannya mengenai janji-janji pertemuan yang terdapat dalam jadwal kerjanya.

Dengan demikian kita melihat sesuatu yang sungguh praktis. Jadi, Tuhan menghendaki agar kita berdoa bagi Yerusalem. Yaitu sebagai “sekretaris yang merangkap sebagai pendoa syafaat” kita mempunyai dua tanggung jawab penting: pertama, kita harus benar-benar mengetahui jadwal kerja Tuhan secara profetik; kedua, kita harus mengingatkan Tuhan akan janji-janji yang terdapat dalam agenda-Nya. Salah satu janji itu adalah komitmen Tuhan untuk memulihkan kembali bangsa Israel dan membangun kembali kota Yerusalem.

Kepada semua bangsa yang menyambut panggilan Tuhan untuk mencintai Yerusalem dan mendoakan damai sejahteranya, secara khusus Tuhan telah menyampaikan sebuah janji indah: “.. akan mendapat sentosa” (Maz 122:6), “prosper” dalam KJV.  Kata “sentosa atau makmur” itu sesungguhnya berarti “damai sejahtera”, suatu pengalaman batiniah yang membuat aman-tenteram, bebas dari kekhawatiran dan rasa cemas. Ketika menyelaraskan diri dengan rencana Tuhan mendoakan kota Yerusalem, kita akan mulai mencicipi damai sejahtera pemberian Tuhan itu. Damai sejahtera itu akan dirasakan oleh semua orang yang menyelaraskan diri dengan rencana Tuhan untuk memulihkan bangsa Israel, sekalipun dunia sendiri semakin kacau. Amin. (TM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

GBI Lewi adalah gereja yang memberkati, bertumbuh dalam kuasa Roh Kudus, dan membangun komunitas melalui COOL.

Get In Touch

Head Office

Ruko Sentra Eropa, Jl. Boulevard Kota Wisata, Ciangsana, Kec. Gn. Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat 16968

Copyright 2025 © GBI Lewi