
Ibrani 12:28 (TB)
Jadi, karena kita menerima kerajaan yang tidak tergoncangkan, marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.
“Kerajaan yang tidak tergoncangkan” adalah mengacu kepada Pemerintahan Tuhan sendiri.
Dimana Tuhan yang memegang kendali atas semua system Pemerintahan yang ada dan tidak ada satu kekuatan dari luar yang dapat mengganggu, menggoncangkan atau menggagalkan
Kabar baiknya adalah bahwa saudara dan saya di pilih untuk masuk kedalam system Pemerintahan TUHAN tersebut.(1 Petrus 2:9)
Nah Pertanyaannya,
Bagaimana kita menghidupi dan masuk kedalam system pemerintahan yang tidak tergoncangkan itu ?
Menggali dalam-dalam dan meletakkan dasarnya di atas batu(Lukas 6: 48)
Sejak kita mengaku dan menerima Tuhan Yesus sebagai Tuhan dan Jurusalamat dalam hidup kita secara pribadi maka kita harus “menggali dalam-dalam(Mengenal Tuhan dengan benar) kita harus mengenal dengan benar siapa Tuhan kita yang sebenarnya, Mengenal dengan benar Tuhan yang kita sembah dan saya pastikan bahwa Tuhan Yesuslah yang benar dan menjadi fondasi yang kuat yang merupakan dasar iman percaya kita.
Namun di dalam 1 Korintus 3: 12-13 mencatat, “Entahkah orang menbangun diatas dasar ini dengan Emas,perak dan batu permata, kayu, rumput kering dan jerami”, artinya kita di kasih pilihan untuk membangun iman kita di atas fondasi yang sudah ada, Tuhan tidak memaksa kita, pilihan ada pada kita karena banyak orang Kristen mengaku percaya kepada Tuhan Yesus Kristus tetapi mereka membangun diatasnya Kayu, rumput kering dan Jerami sehingga ketika Goncangan ada atau di uji dengan Api mereka roboh dan habis terbakar dan mengalami kerugian.
Nah untuk hidup di dalam kerajaan yang tidak teroncangkan kita harus berani membangun di atas dasar yang kuat yaitu Emas,perak dan batu permata(pekerjaan yang baik, mulia dan terhormat) karena ketika kita di goncang atau di uji dengan api kita tetap bertahan dan tidak terbakar dan kita memperoleh upah.
Jadi, karena kita “menerima” kerajaan yang tidak tergoncangkan,marilah kita mengucap syukur dan beribadah kepada Allah menurut cara yang berkenan kepada-Nya, dengan hormat dan takut.(Ibrani 12: 28)
Kata “menerima” terjemahan dari bhs aslinya adalah “ditransmisikan” “dipindahkan” artinya bahwa Tuhan telah memindahkan sebuah system kerajaan yang tidak tergoncangkan, Saudara dan saya dipilih untuk menerima hal itu yaitu; Otoritas,Kuasa,system Perlindungan, system Pertahanan,semua yang berhubungan dengan berkat dll dan untuk itulah kita harus mengucap syukur dan beribadah kepada-Nya dengan hormat dan takut.
Tujuan Allah untuk mendatangkan Goncangan itu adalah
- Untuk memastikan Karakter kita berubah (Roma 12:2) Perubahan budi(pola pikir)
- Untuk memastikan pengenalan kita dengan benar tentang Tuhan(Hosea 6:3)
- Untuk memastikan supaya tetap tinggal apa yang tidak tergoncangkan.
Tuhan Yesus memberkati. (RL)


