Maka menaburlah Ishak di tanah itu dan dalam tahun itu juga ia mendapat hasil seratus kali lipat; sebab ia diberkati TUHAN. Dan orang itu menjadi kaya, bahkan kian lama kian kaya, sehingga ia menjadi sangat kaya. Ia mempunyai kumpulan kambing domba dan lembu sapi serta banyak anak buah, sehingga orang Filistin itu cemburu kepadanya. – Kejadian 26:12-14
Ishak adalah orang asing yang tinggal di Gerar, namun ketika ia menabur di tanah tersebut, dalam tahun yang sama ia mendapat hasil seratus kali lipat sehingga ia menjadi sangat kaya dan membuat penduduk asli di sekitarnya menjadi cemburu. Apa rahasianya? Bukankah Ishak mengalami musim dan cuaca yang sama dengan penduduk di sekitarnya? Ishak mengalami hujan dan kemarau yang sama, mungkin juga menabur benih yang relatif sama dengan orang lain dan juga memberi pupuk yang sama dengan orang lain. Tetapi mengapa ia mendapat hasil seratus kali lipat di dalam tahun yang sama? Jawabannya adalah karena ia diberkati Tuhan. Mengapa ia diberkati Tuhan?

Anak Perjanjian
Ishak adalah anak perjanjian, anak yang dijanjikan Tuhan kepada Abraham, anak yang ada dalam ikatan janji antara Tuhan dengan Abraham. Untuknya Abraham menunggu lebih dari 25 tahun, bahkan ada yang bilang mungkin 30 atau 40 tahun. Abraham pernah berusaha menolong Tuhan agar janjiNya tentang keturunan Abraham dapat terjadi. Caranya dengan mengikuti saran Sarah – isterinya sendiri – yaitu menikah dengan Hagar yang kemudian melahirkan Ismail.
- Berkatalah Sarai kepada Abram: “Engkau tahu, TUHAN tidak memberi aku melahirkan anak. Karena itu baiklah hampiri hambaku itu; mungkin oleh dialah aku dapat memperoleh seorang anak.” Dan Abram mendengarkan perkataan Sarai. – Kejadian 16:2
- Lalu Hagar melahirkan seorang anak laki-laki bagi Abram dan Abram menamai anak yang dilahirkan Hagar itu Ismael. – Kejadian 16:15
Tetapi Ismail bukan anak perjanjian karena dihasilkan dengan cara dan kekuatan manusia.
- Dan Abraham berkata kepada Allah: “Ah, sekiranya Ismael diperkenankan hidup di hadapan-Mu!” Tetapi Allah berfirman: “Tidak, melainkan isterimu Saralah yang akan melahirkan anak laki-laki bagimu, dan engkau akan menamai dia Ishak, dan Aku akan mengadakan perjanjian-Ku dengan dia menjadi perjanjian yang kekal untuk keturunannya. – Kejadian 17:18-19
Kita perlu ada dalam ikatan janji antara Tuhan dengan Abraham dan keturunannya. Bagaimana caranya supaya kita termasuk di dalam perjanjian tersebut? Percaya dan menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat.
- Dan jikalau kamu adalah milik Kristus, maka kamu juga adalah keturunan Abraham dan berhak menerima janji Allah. – Galatia 26:14
Menerima Yesus adalah awal kehidupan Kristen yang sesungguhnya. Ketika kita menerimaNya kita diangkat jadi anak-anak Allah.
- Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; – Yohanes 1:12
Sudahkah anda menerima Yesus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadi anda? Jika belum, naikkan doa anda secara pribadi dan katakan, “Tuhan Yesus, masuklah ke dalam hatiku, ke dalam seluruh bagian hidupku. Jadilah Tuhan dan Juruselamat untuk setiap bagian hidupku. Jadilah Raja yang memerintah di hidupku. Ini hidupku, bawa aku selalu di dalam rencanaMu. Amin!”
Jawab mereka: “Percayalah kepada Tuhan Yesus Kristus dan engkau akan selamat, engkau dan seisi rumahmu.” – Kisah Rasul 16:31 (JWM)


